Kronologis Poligami Rasulullah November 28, 2007
Posted by lenijuwita in islam.1 comment so far
Category: Books
Genre: Religion & Spirituality
Author: Dr. M. Syafii Antonio, M. Ec
Sepeninggal Khadijah r. A., Rasulullah SAW sangat bersedih hati. Namun kesedihan ini tidak dipendam lama-lama karena dakwah Islam yang masih berusia sangat muda memerlukan penanganan yang teramat serius. Sebab itu, Rasulullah SAW memerlukan pendamping hidup sepeninggal Khadijah r. A. Maka beliau pun, atas izin Allah SWT, menikah kembali. Inilah keutamaan pernikahan-pernikahan yang dilakukan Rasulullah SAW sepeninggal Khadijah r. A. Seperti yang ditulis oleh Dr. M. Syafii Antonio, M. Ec dalam buku “The Super Leader Super Manager: Learn How to Succeed in Business & Life From The Best Example” (ProLM;Agustus 2007). Inilah petikannya:1. Saudah binti Zum’ah Ketika dilamar Rasulullah SAW, Saudah telah berusia 70 tahun dengan 12 anak. Perempuan berkulit hitam dari Sudan ini merupakan janda dari sahabat Nabi bernama As-Sukran bin Amral Al-Anshari yang menemui syahid keran menjadikan dirinya perisai hidup bagi Rasulullah di medan perang. Rasulullah yang ketika melamar Saudah telah berusia 56 tahun menikahi wanita itu agar Saudah bisa terjaga keimanannya dan terhindar dari gangguan kaum Musyirikin yang tengah hebat-hebatnya memusuhi umat Islam yang ketika itu masih sangat sedikit jumlahnya.
2. Zainab binti Jahsy
Tak lama setelah menikahi Saudah, Rasulullah mendapat perintah dari allah SWT untuk menikahi Zainab binti Jahsy, seorang janda berusia 45 tahun yang berasal dari keluarga terhormat. Pernikahan dengan Zainab ini merupakan suatu pelaksanaan perintah Allah SWT bahwa pernikahan haruslah sekufu. Zainab merupakan mantan isteri dari Zaid bin Haritsah.
3. Ummu Salamah binti Abu Umayyah
Setelah menikahi Saudah dan Zainab, Rasulullah kembali mendapat perintah Allah SWT agar menikahi puteri dari bibinya yang pandai mengajar dan juga pandai berpidato. Ummu Salamah binti Abu Umayyah, seorang janda berusia 62 tahun. Setelah menikah dengan Rasulullah SAW, Ummu Salamah kelak banyak membantu Nabi dalam medan dakwah dan pendidikan bagi kaum perempuan.
4. Ummu Habibah Ramlah binti Abu Sufyan
Dalam pengembangan dakwah Islam yang masih sangat terbatas, umat Islam mendapat cobaan ketika salah seorang darinya, Ubaidillah bin Jahsy, murtad dan menjadi seorang Nasrani. Secara syar’i, murtadnya Ubaidillah ini menyebabkan haram dan putusnya ikatan suami-isteri dengan Ummu Habibah Ramlah binti Abu Sufyan. Untuk menyelamatkan akidah janda berusia 47 tahun ini, Rasulullah mengambil langkah cepat dengan menikahi Ummu Habibah. Kelak langkah Rasulullah SAW ini terbukti tepat dengan aktifnya Ummu Habibah di dalam menunjang dakwah Islam. (lagi…)
Ringkasan Buku: Panduan Lengkap Shalat Tahajjud November 15, 2007
Posted by lenijuwita in islam.Tags: buku, shalat, tahajud
2 comments
Judul : Panduan Lengkap Shalat Tahajjud
Penulis : Muhammad bin Su’ud al ‘Arifi
Pengedit Isi : Arman bin Amri, Lc
Penerbit : Pustaka Ibnu Katsir
Cetakan : Kelima – Maret 2007
Halaman : xiv + 258Shalat tahajjud merupakan shalat yang paling utama setelah shalat wajib.
Begitu banyak keutamaan-keutamannya sebagaimana disebutkan dalam Al Qur’an
dan juga hadits Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam. Diantaranya
“Dan pada sebagian malam hari bershalat tahajjudlah kamu sebagai suatu
ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Rabb-mu mengangkatmu ke tempat yang
terpuji.” (Al Israa’ : 79).
Dalam buku ini Anda akan mendapatkan penjelasan yang meluas tentang shalat
tahajjud. Diantaranya keutamaannya, manfaatnya, faktor yang memudahkan
shalat tahajjud, dll. Di samping itu disertakan pula pembahasan tentang
shalat witir. Yang juga menarik untuk disimak adalah pembahasan tentang
gambaran Nabi shallallahu’alaihi wa sallam, para shahabat dan juga para
salafush shalih dalam melewatkan malam mereka dengan tahajjud. Mereka
melewatkannya dengan penuh kekhusyu’an. Sampai-sampai Al Hafizh Ibnu ‘Asakir
meriwayatkan bahwa Imam asy Syafi’I menangis tiada hentinya ketika membaca
ayat-ayat dalam surat Al Mursalat karena penghayatan yang begitu dalam.
Semoga dengan membaca buku ini semakin memantapkan hati untuk melewatkan
malam kita dengan tahajjud. Karena memang tidak patut untuk dilewatkan
begitu saja. Semoga Allah menolong kita.
Berikut saya kutipkan sebagian dari buku tersebut dengan meringkasnya.
[Keutamaan Shalat Malam dan Anjurannya]
—————————————
Di dalam banyak ayat, Allah Subhanahu Wa Ta’ala menganjurkan kepada Nabi-Nya
yang mulia untuk melaksanakan shalat malam. Antara lain adalah:
“Dan pada sebagian malam hari shalat Tahajjudlah kamu…” (QS. Al Israa’ :
79).
“Dan bersabarlah dalam menunggu ketetapan Rabb mu, maka sesungguhnya kamu
berada dalam penglihatan Kami, dan bertasbihlah dengan memuji Rabb mu ketika
kamu bangun berdiri, dan bertasbihlah kepada Nya pada beberapa saat di malam
hari dan waktu terbenamnya bintang bintang (di waktu fajar).” (QS. Ath
Thuur: 48-49).
Allah pun memuji para hamba-Nya yang shalih yang senantiasa melakukan shalat
malam dan bertahajjud, Allah berfirman:
“Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam; dan di akhir-akhir malam mereka
memohon ampun (kepada Allah).” (QS. Adz Dzaariyaat: 17-18).
Ibnu ‘Abbas radhiyallahu’anhuma mengatakan, “Tak ada satu pun malam yang
terlewatkan oleh mereka melainkan mereka melakukan shalat walaupun hanya
beberapa raka’at saja.”
Al Hasan al Bashri berkata, “Mereka melakukan shalat malam dengan lamanya
dan penuh semangat hingga tiba waktu memohon ampunan pada waktu sahur.”
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfiman dalam memuji dan menyanjung mereka:
“Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, sedang mereka berdoa kepada Rabb
nya dengan rasa takut dan harap, dan mereka menafkahkan sebagian dari rizki
yang Kami berikan kepada mereka. Seorang pun tidak mengetahui apa yang
disembunyikan untuk mereka yaitu (bermacam macam nikmat) yang menyedapkan
pandangan mata, sebagai balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.”
(QS. As Sajdah: 16-17).
Ibnu Katsir rahimahullah mengatakan, “Yang dimaksud dengan apa yang mereka
lakukan adalah shalat malam dan meninggalkan tempat tidur serta berbaring di
atas tempat tidur yang empuk.” (lagi…)
Akibat UN, Belajar Jadi Kering November 8, 2007
Posted by lenijuwita in education.add a comment
Guru dan Murid Utamakan Hasil Akhir, Abaikan Proses
Jakarta, Kompas – Penambahan mata pelajaran dalam ujian nasional dari
tiga menjadi enam mata pelajaran di tingkat sekolah menengah atas
dikhawatirkan membuat proses belajar bertambah kering. Protes murid
terhadap penambahan mata pelajaran tersebut menggambarkan keresahan
siswa.
Sebelumnya diwartakan, pemerintah berencana menambah tiga mata pelajaran
lagi yang akan diujikan secara nasional di tingkat sekolah menengah
atas. Dengan demikian, untuk jurusan IPS, mata pelajaran yang diuji
secara nasional ialah Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika,
Geografi, Ekonomi, dan Sosiologi. Adapun untuk jurusan IPA ialah
Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Kimia, Fisika, dan
Biologi. (lagi…)








