jump to navigation

Kisah menarik Ahmadinejad (Presiden Iran ) November 11, 2006

Posted by lenijuwita in islam.
trackback

Judul Buku “Ahmadinejad, David di Tengah Angkara Goliath Dunia”
Terbitan Himah Teladan, kelompok Mizan.

Dan kini ada Ahmadinejad, seorang tokoh in reality! Seberapa sederhanakah beliau ini? Let me tell you. Berikut ini saya kutipkan sebagian dari yang saya baca dari buku tersebut. Konon ketika beliau sudah menjabat sebagai walikota Teheran yang memiliki populasi lebih besar daripada Jakarta ia masih tampil dengan sepatu yang bolong-bolong. Ia menyapu jalanan Teheran dan bangga dengan itu. Sampai sekarang pun ia masih tampil dengan kemeja lengan panjang sederhana sehingga jika kita tidak mengenalnya dan bertemu dengannya kita tidak akan pernah mengira bahwa beliau adalah seorang presiden. Ya presiden dari sebuah negara besar. Di Balikpapan di mana saya tinggal bahkan hampir semua guru rasanya punya jas.

Sebelum menjabat sebagai presiden Iran beliau adalah walikota Teheran, periode 2003-2005. Teheran, ibukota Iran, kota dengan sejuta paradoks, memiliki populasi hampir dua kali lipat dari Jakarta, yaitu sebesar 16 juta penduduk. Untuk bisa menjadi walikota dari ibukota negara tentu sudah merupakan prestasi tersendiri mengingat betapa Iran adalah negara yang dikuasai oleh para mullah. Ia bukanlah ulama bersorban, tokoh revolusi, dan karir birokrasinya kurang dari 10 tahun. Beliau tinggal
di gang buntu, maniak bola, tak punya sofa di rumahnya, dan kemana-mana dengan mobil Peugeot tahun 1977. Penampilannya sendiri jauh dari menarik untuk dijadikan gosip, apalagi jadi selebriti. Rambutnya kusam seperti tidak pernah merasakan sampo dan sepatunya itu-itu terus, bolong disana-sini, mirip alas kaki tukang sapu jalanan di belantara Jakarta. Nah! Kira-kira dengan modal dan penampilan begini apakah ia
memiliki kemungkinan untuk menjabat sebagai walikota Depok saja, umpamanya?
Dalam tempo setahun pertanyaan tentang kemampuannya memimpin terjawab.
Warga Teheran menemukan bahwa walikotanya sebagai pejabat yang bangga
bisa menyapu sendiri jalan-jalan kota, gatal tangannya jika ada selokan yang mampet dan turun tangan untuk membersihkannya sendiri, menyetir sendiri mobilnya ke kantor dan bekerja hingga dini hari sekedar untuk memastikan bahwa Teheran dapat mejadi lebih nyaman untuk ditinggali.

“Saya bangga bisa menyapu jalanan di Teheran.”Katanya tanpa berusahauntuk tampil sok sederhana. Di belahan dunia lain sosoknya mungkin dapat dijadikan reality show atau bahkan aliran kepercayaan baru. Sejak hari pertama menjabat ia langsung mengadakan kebijakan yang bersifat religius seperti memisahkan lift bagi laki-laki dan perempuan (ini tentu menarik hati para wanita di Teheran), menggandakan pinjaman
lunak bagi pasangan muda yang hendak menikah dari 6 juta rial menjadi 12 juta rial, pembagian sup gratis bagi orang miskin setiap pekan, dan menjadikan rumah dinas walikota sebagai museum publik! Ia sendiri memilih tinggal di rumah pribadinya di kawasanNarmak yang miskin yang hanya berukuran luas 170 m persegi. Ia bahkan
melarang pemberian sajianpisang bagi tamu walikota mengingat pisang merupakan
buah yang sangatmahal dan bisa berharga 6000 rupiah per bijinya. Ia juga menunjukkandirinya sebagai pekerja keras yang sengaja memperpanjang jam kerjanya
agar dapat menerima warga kota yang ingin mengadu.

Namun salah satu keberhasilannya yang dirasakan oleh warga kota Teheran adalah spesialisasinya sebagai seorang doktor dibidang manajemen transportasi dan lalu lintas perkotaan. Sekedaruntuk diketahui, kemacetan kota Teheran begitu parahnya sehingga saya pernah dikirimi salah satu foto lelucon dari berbagai belahan dunia
dengan judul “Onlyin _Equot; . salah satunya dari Teheran dengan judul “Only in Teheran” dengan foto kemacetan lalu lintasnya yang bisa bikin penduduk Jakarta
menertawakan kemacetan lalu lintas di kotanya.

Secara dramatis ia berhasil menekan tingkat kemacetan di Teheran dengan mencopot
lampu-lampu di perempatan jalan besar dan mengubahnya menjadi jalur putar balik yang sangat efektif. Setalah menjabat dua tahun sebagai walikota Teheran ia masuk dalamfinalis pemilihan walikota terbaik dunia World Mayor 2005 dari 550 walikota yang masuk nominasi. Hanya sembilan yang dari Asia, termasuk Ahma dinejad.

Tapi itu baru awal cerita. Pada tanggal 24 Juni 2005 ia menjadi bahan pembicaraan seluruh dunia karena berhasil menjadi presiden Iran setelah mengkanvaskan ulama-cum-mlliter Ali Hashemi Rafsanjani dalam pemilihan umum. Bagaimana mungkin padahal pada awal kampanye namanya bahkan tidak masuk hitungan karena yang maju adalah para tokoh yang memiliki hampir segalanya dibandingkan dengannya? Dalam jajak
pendapat awal kampanye dari delapan calon presiden yang bersaing, Akbar hasyemi Rafsanjani, Ali Larijani, Ahmadinejad, Mehdi Karrubi, MohammedBhager Galibaf,
Mohsen Meharalizadeh, Mohsen Rezai, dan Mostafa Min, popularitas Ahmadinejad paling buncit. Pada masa kampanye ketika para kontestan mengorek sakunya dalam-dalam untuk menarik perhatian massa, Ahmadinejad bahkan tidak sanggup untuk
mencetak foto-foto dan atributnya sebagai calon presiden. Sebagai walikota ia menyumbangkan semua gajinya dan hidup dengan gajinya sebagai dosen. Ia tidak mampu untuk mengeluarkan uang sepeser pun untuk kampanye! Sebaliknya ia justru menghantam para calon presiden yang menggunakan dana ratusan milyar untuk berkampanye atau yang bagi-bagi uang untuk menarik simpati rakyat.

Pada pemilu putaran pertama keanehan terjadi, Nama Ahmadinejad menyodok ke tempat ketiga. Di atasnya dua dedengkot politik yang jauh lebih senior di atasnya, Akbar Hashemi Rafsanjani dan Mahdi Karrubi. Rafsanjani tetap menjadi favorit untuk memenangi pemilu ini mengingat reputasi dan tangguhnya mesin politiknya. Tapi rakyat Iran punya rencana dan harapan lain, Ahmadinejad memenangi pemilu dengan 61 % sedangkan Rafsanjani hanya 35%. Logika real politik dibikin jungkir balik olehnya.
Ahmadinejad memang penuh dengan kontroversi. Ia presiden yang tidak berasal dari mullah yang selama puluhan tahun telah mendominasi hampir semua pos kekuasaan di Iran, status quo yang sangat dominan. Ia juga bukan berasal dari elit yang dekat dengan kekuasaan, tidak memiliki track-record sebagai politisi, dan hanya memiliki
modal asketisme, yang untuk standar Iran pun sudah menyolok. Ia seorang revolusioner sejati sebagaimana halnya dengan Imam Khomeini dengan kedahsyatan aura yang berbeda. Jika Imam Khomeini tampil mistis dan sufistis, Ahmadinejad
justru tampil sangat merakyat, mudah dijangkau siapapun, mudah dipahami
dan diteladani. Ia adalah sosok Khomeini yang jauh lebih mudah untuk
dipahami dan diteladani. Ia adalah figur idola dalam kehidupan nyata.

Seorang ’satria piningit’ yang mewujud dalam sosok nyata.Sebagaimana mentornya, ia tidak terpengaruh oleh kekuasaan. Kekuasaan seolah tidak menyentuh karakter-karakter terdalamnya. Ia seolah memiliki ‘kepribadian ganda’, di satu sisi ia bisa
bertarung keras untuk merebut dan mengelola kekuasaan, dan di sisi lain ia bertarung
sama kerasnya menolak segenap pengaruh kekuasaan agar tidak mempengaruhi batinnya. Tidak bisa tidak, dengan karakter yang demikian kompleks itu seorang revolusioner macam Ahmadinejad memang ditakdirkan untuk membuat banyak kejutan dan drama pada dunia. Ia memangkas semua biaya dan fasilitas kedinasan
yang tidak sine-qua-non terutama dengan urusan pribadi. Dalam pandangannya, untuk mewujudkan masyarakat Islam yang maju dan sejahtera, pejabat negara
haruslah memiliki standar hidup yang sama dengan rakyat kebanyakan., mencerminkan kehidupan nyata dari masyarakatnya, dan
tidak hidup di menara gading. Ia menetapkan PPN baru bagi orang-orang kaya dan
mengunakan dananya untuk membangun perumahan bagi rakyat miskin. Ia
membawa ‘uang minyak ke piring-piring orang miskin’ dengan program
“Reza Love Fund” (Reza adalah Imam ke delapan kaum Syiah) dengan mengalokasikan 1,3 milyar dollar untuk program bantuan bagi kalangan muda untuk menikah, memulai usaha baru, dan membeli rumah.

Meski mengagumi Imam Khomeini dan hidup asketis tidak berarti ia konservatif. Ia bahkan tampil moderat. Ketika ditanya apakah ia akan mengekang penggunaan jilbab yang kurang Islami di kalangan remaja Teheran, ia menjawab,:”Orang cenderung berpikir bahwa kembali ke nilai-nilai revolusioner itu hanya urusan memakai jilbab yang baik. Masalah sejati bangsa ini adalah lapangan kerja dan perumahan untuk semua, bukan apa yang harus dipakai.” Meski telah terpilih menjadi presiden ia sama sekali
tidak mengubah penampilannya. Ia tetap tampil bersahaja dan jauh dari pamor kepresidenan. Pada salah satu acara dengan kalangan mahasiswa salah satu peserta menanyakan penampilannya yang tidak menunjukkan tampang presiden tersebut. Dengan lugas ia menjawab,:”Tapi saya punya tampang pelayan. Dan saya hanya ingin menjadi pelayan rakyat.” Air mata saya mengalir membaca ini. Subhanallah! Alangkah rendah hatinya pemimpin satu ini. Tak salah jika ia dicintai oleh bagitubanyak mahluk Tuhan di seluruh muka bumi.

Saya tidak ingin menulis lebih panjang tentang tokoh satu ini. Saya menganjurkan setiap orang untuk membeli bukunya dan membacanya sendiri dan menikmatinya sebagaimana saya menikmatinya. Belikan satu buku untuk anak Anda dan biarkan ia mengenal satu tokoh besar dunia yang masih hidup dan mudah-mudahan kelak dapat mengikuti jejaknya. Saya hanya ingin menutup tulisan ini dengan pendapatnya mengapa ia bersikeras agar Iran memiliki teknologi nuklir. Katanya,:”Jika nuklir ini dinilai jelek dan kami tidak boleh menguasai dan memilikinya mengapa kalian sebagai
negara adikuasa boleh memilikinya? Sebaliknya, jika teknonuklir ini baik untuk kalian, mengapa kami tidak boleh juga memakainya?” Suatu argumen sederhana yang tidak mampu dijawab oleh negara-negara Barat.Itu sebabnya Bush tidak bersedia meladeninya dalam suatu tantangan debat di PBB.

Komentar»

1. husna - April 14, 2007

wah..mbak,
ulasannya bagus bgt
jd pengen beli bukunya nih…!

kapan ya Indonesia memiliki sosok-sosok pemimpin seperti itu

2. andalusia - April 18, 2007

saya sudah baca buku ini.Meski mengenai biografinya tidak terlalu lengkap, tapi buku ini dapat menggambarkan dengan baik sosok presiden yang fenomenal dan banyak diimpikan setiap rakyat di negara manapun.
Pasti,setiap yang habis membaca buku ini akan berkata:”Kapan ya, Indonesia punya presiden yang berprinsip dan tahu menjaga kehormatan dan martabat bangsa?”

3. Tatang Nurzaman - Juni 12, 2007

aku bangga tenyata di dunia ini masih ada seorang pemimpin seperti itu moga semua pemimpin membaca buku itu biar mengikuti jejaknya dan menentang keputusan para pemimpin barat

4. read_one - Juli 19, 2007

Subhanallah, menarik sekali membaca ulasannya. komentar pertama yang terpikir saat membaca tulisan ini adalah kharismatik sekali, seorang sosok ahmadinejad ini.
Dunia butuh seorang tokoh yang mampu membuat paradigma baru tentang kehidupan di dunia. tidak hanya hegemoni ataupun kehidupan yang penuh dogmatis.

5. Aam - Juli 31, 2007

Subhanallah, semoga jalannya dan niat baiknya selalu diridoi oleh Allah, dan di beri kemudahan, Amin.
Mungkin Iran akan menjadi terbesar di dunia.
Akankah Indonesia bercermin ke negara tsb ?
jawabnya ada di kita semua.

6. rensukoco - Oktober 4, 2007

aku tuh dari dulu ngeliat dia ,sangat mengagumminya

7. pedang - November 22, 2007

Semoga Allah Melindungimu…

8. Reza Kariana - November 27, 2007

Tadinya saya bertanya2 dlm hati, adakah pemimpin negara di zaman sekarang ini yang se”hebat” imam khomeini, tanpa takut menghadapi kezaliman tanpa terpengaruh keduniaan, sekarang saya sudah tahu jawabannya

9. alfarisi - Desember 6, 2007

he is my hero

10. shaifeenkum - Januari 9, 2008

Ahmadinejad, minggu ini januari 2008 biographynya akan ditayangkan di MetroTV saya lupa tanggalnya.

salam
shaifeenkum

11. wahid - Januari 16, 2008

Mudah2an para pemimpin bangsa ini segera menyadari bahwa ketika menjadi seorang pemimpin, baik itu walikota, presiden, dsb, saat itu pulalah is menjadi pelayan bagi warganya, dan memberikan yang terbaik bagi seluruh masyarakat yang dipimpinnya. Ahmadinejad adalah contoh yang baik untuk para pemimpin negara, khususnya negara Islam.

12. Muhammad Muswardan - Februari 7, 2008

Semoga bangsa Indonesia mendapatkan pemimpin seperti Presiden Iran Ahmadinejad. Amiin

13. oka - Juli 2, 2008

Semoga pemilu 2009 ada capres yg kualitasnya mirip2 Presiden Iran

14. doni hendrawan - Agustus 4, 2008

saya bangga dg ketokohan dan keberanian nya sikap kemandiriannya sebagai seorang pemimpin bangsa di masa kini. patut menjadikan contoh bagi pemimpin bangsa kita, terutama calon pemimpin akan datang. semoga akan lahir tokoh muda yg menjadi pemimpin bangsa ini dengan mengilhami keberaniannya beliau.. Indonesia butuhkan sikap pemimpin yg seperti itu, salam saya untuk saudaraku ahmadinejad.

15. Warga Indonesia - September 23, 2008

walau ak terlambat mengenal sosok yg satu ini..,,tapi ak tetep bangga masih bisa tau ttg ahmadinejad presiden iran yg rendah hati ini..
baru tadi siang ak lihat buku ttg diriny dtoko buku..,,sbnrny mau beli buku itu tp kk mahal jd ak pilih cari d-internet cz ak sngt terkesan dan ingin lebih tau karakter ttg beliau agar ak bisa meniru perilaku positip dr sososk ahmadinejad..

16. hesty - November 3, 2008

Subhanallah… di zaman sekarang ada pemimpin seperti Ahmadinejad. Seandainya pemimpin di Indonesia seperti dia… :)
Biar rakyatnya pada makmur , ngerasa nyaman, tentram… diberkahi Allah SWT (amien…)
Salut ama Ahmadinejad….

17. indah - November 11, 2008

siapa bialng punya presiden kayk si bejad tuh makmur, no sana pg ke iran, yang makmur pembantaian manusia, yg dipimpin oleh si bejad sendiri lihat you tube dong execute in iran, mahluk seperti apa sibejad tuh…yg ada rs kepribinatangannyaaaaaaaaaa

18. adha - November 20, 2008

wah ahmadjimejad idolaku

19. hermawan - November 20, 2008

untuk presiden iran serang amerika dan israel

20. windi - November 21, 2008

waks… bagus saya suka nih, mu cari lagi info lainnya.

21. Ninik - November 27, 2008

Moga Allah selalu memberikan yang terbaik buat Presiden Iran ini…

22. sisi - November 28, 2008

Semoga Allah SWT selalu memberkahinya dan melampangkan jalannya dalam memperjuangkan kebenaran dan keadilan didunia. amiin

23. Muhammad Farizi - Desember 4, 2008

Subhanallah, sungguh merupakan sosok pemimpin seperti yang diinginkan oleh banyak orang. Mudah2an suatu saat nanti, Allah SWT memberikan pemimpin bagi negara Republik Indonesia seperti layaknya Ahmadinejad.

24. budi - Januari 12, 2009

presiden ni bagus…ngerti agama…n asal u bs ingat aj..klaw Bpk ni jg ngikutin sunah Rosul…ingat.Muhammad adalah Rosul Allah…bukan Ahmad Dnjar…jd jgn melenceng ya…ntar cm thu presiden ni aj…sama nabi yg mulia dilupain….so kagum g papa…tp jgn sampek menduakan Nabi Muhammad…Ok…Q jg berharap kok mg Indonesia punya pemimpin…yg nglakuin ajaran Islam n sunah Rosul…minimal sprti…Pk Ahmad Dnjar….Mg bermanfaat

25. Hedy M Nitipradja - Februari 18, 2009

Ahmadinejad,calon ahli surga,Semoga engkau selalu beserta ALLAH ,Amin

26. basmallah - Februari 28, 2009

Kpn gy c da biografina???
aku tuh bru tw beliau ktika pertengahan 2008
itu pun cerita dari teman

Pertama x aku denger critana subhanallah bgt y ternyata msih da org sprti beliau
He is my second father
klu first kn my father

he..he..:)

27. udin - Maret 18, 2009

Smoga Presiden Iran tetap mendapat Hidayah dari ALLah.
Kira-kira bgmna beliau mengatur waktu nya sebagai Presiden-Dosen dan kepala kluarga.
sedangkan tugas dari presiden itu banyak skali

28. anie - April 11, 2009

Seandainya pemimpin di Indonesia ini bisa seperti beliau……………

29. Sucitra Wibawa - April 30, 2009

Assalammualaikum. Wr. Wb
saya kagum dengan presiden Iran “Ahmadinejad”,
saya ingin presiden Indonesia seperti beliau yang berani melawan orang-orang kafir.
saya pikir hanya beliaulah presiden di beberapa negara Islam yang berani melawan orang-orang kafir.
I love Islam

30. Kamal - Mei 25, 2009

Wah emg agk telat ngomen disini tp gak pa2 lah.Ahmadinejad emang pantes jadi contoh kita,khususnya pemimpin2 kt.Cz beliau mencerminkan gaya memimpin rasulullah saww.Ohy saya mw nanggapin komen indah di artikel ini,anda jangan terpengaruh dgn video2 yg anda liat di u tube,cz tu propaganda musuh2 islam.Allahumma shalli ‘ala muhammad wa ali muhammad.

31. Ana - Mei 31, 2009

SUBHANALLAH…t’nyata masih ada yg mengikuti tauladan kepemimpinan sp’ti RASUL,.
kalo tgl 8juli nanti ada capres n cawapres yg sp’ti Ahmadinejad langsung saya c0ntreng tanpa pikir pnjg..

32. amelia - Juni 15, 2009

4jjI maha besar

33. K-nia - Juni 19, 2009

Wah salut-salut ama Ahmadinejad…
Beliau memang sosok pemimpin yg uda langka d’dunia…
Brpenampiln sederhana,
mw melayani rakyat’ny, bahkn dia g segan2 bwt nyapu jalan…
Subhanallah…
Gw harap bakal banyak Ahmadinejad” laen yg bakal jdi pemimpn dunia…

34. kiki - Juni 24, 2009

pada tahu nda kalo Adhadinejad itu Yahudi?

jgn SARA ya… ini benar apa adanya

35. PuTRi 83 - Juni 25, 2009

kalo ngomong dari yahudi pake bukti dunK..jgn cuma ‘ngemeng’ doang…!!! Ahmadinejad adlah salah seorang khalifah bumi yg patut dijadikan teladan buat smua manusia di bumi khususnya para ‘pelayan’ rakyat yg sering merasa dirinya adalah ‘penguasa’ rakyat…

36. rira - Juni 25, 2009

yang ngomong Yahudi, jangan asal ngomong,tolong buktinya mana?yang jelas, sy salut dengan kesederhanaan Ahmadinejad, kalau di kita, seseorang menjadi pejabat tiba tiba kaya mendadak dan lupa rakyat

37. dr. H. Charles Siregar, Sp.A - Juni 26, 2009

Subhanallah, masih ada pemimpin seperti itu di dunia ini, saya fikir tadinya hanya ada pada masa pemerintahan Khalifah khulafa’ur rasyidin. Saya jadi malu, pada diri saya sendiri, betapa saya begitu duniawinya dibanding Ahmadinejad, saya seorang dokter, kalau lagi bertugas saya gak pede kalau pakaian gak necis, gak pede kalau gak pakai mobil bagus. dalam hati saya berniat merubah perilaku saya, paling tidak saya akan berperilaku lebih sederhana dibanding sekarang.
Mahmoud Ahmadinejad seorang presiden yang luar biasa, semoga jadi inspirasi bagi para pemimpin Indonesia. Semoga tipe pemimpin yang seperti inilah yang akan dimiliki oleh Indonesia, negara kita tercinta, yang mencintai dan dicintai seluruh rakyatnya … amiiien…

38. Ina Kharisma - Juli 9, 2009

Wah Kereen… Aku terharu…!!!

39. dzul fadhli - Juli 10, 2009

sosok teladan rasul melekat di dirinya..
apabila saya jadi bawahannya,saya bersedia mati untuknya..

pemimpin bagi seluruh bangsa…
salam sayang untuk ahmadinejad..

40. hilman - Juli 14, 2009

oke bos

41. moeslem - Agustus 27, 2009

pemimpin spertii inilh yg sbenarnya di nanti2kn oleh bangsa indonesia, mdah2hn indoesia k dpannya lebih bk dan mndapatkan emimpin yg di dambakn masyarakat, n’ tntunya bersahaja yh bkan yg sperti pemimpin2 yg skarang pastiny, yg mnghabiskn uang rakyat hny unk mmbeli pkean sapari ja sampe milyaran,

salam dari indnesia untuk rakyat iran

untuk ahmadinejad
” tetap s”qoh d jlan yang engkau pilih ”
rakyat iran mnitipkn iran kpada mu

42. curhat - September 12, 2009

tidak ada pemimpin sperti beliau.

43. Andy - September 12, 2009

Coba seandainya presiden di indonesia seperti Ahmadinejad g usah presiden dah terlalu muluk – muluk gubernur aja wis , mesti rakyat akan makmur dan bangga. dan yang pasti Allah akan menanyakan tanggung jawab kalian semua sebagai pemimpin apa bila mendholimi rakyat niscaya kalian semua akan diberi azab oleh Allah. ingat para pemimpin hukum Allah maha adil

44. supriati - Oktober 4, 2009

Semoga Allah selalu merahmati Ahmadinejad dalam seluruh kehidupannya baik di dunia maupun di akhirat

45. G - Oktober 9, 2009

mudah2an masih ada penerusnya….

46. echa_reizer - Oktober 23, 2009

Subhanallah, memang seorang pemimpin harus begitu karena pada zaman khalifah bnyk pemimpin sprt begitu. lgian seorang pemimpin seperti begitu dia bisa lbh mengenal rakyat dan negara nya

47. Abusalam - November 12, 2009

Allahuakbar…Beliau persis Sayyidina Umar bin khattab Keras dan tegas Mudah-mudahan Negara-negara islam Berkiblat kepada beliau..”wa’tashimu bihabliLLahi jami’an”